Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengkaderan III

Pengkaderan III

Proses regenerasi memiliki peran penting dalam kelangsungan organisasi, bila proses regenerasi tersebut terhambat maka proses berjalannya organisasi itu juga akan terganggu seperti api unggun yang kehabisan kayu bakar. Demikian pentingnya regenerasi menjadikan bagian pengkaderan dalam organisasi memiliki peran sentral untuk senantiasa menyediakan stok kader agar sebuah organisasi bisa tetap hidup.

Pengkaderan III

Idealnya pengkaderan tidak berhenti sebatas untuk kepentingan regenerasi. Bukan sebatas kepentingan organisasi. Pengkaderan mahasiswa seharusnya diluaskan lagi maknanya sebagai pendidikan atau proses pembentukan karakter. Karakter di sini ialah karakter yang sesuai dengan harapan bangsa di masa mendatang. Pembentukan karakter dalam wilayah kerja lembaga menjadi penting, sebab kita percaya karakter ideal tidak akan mungkin terwujud hanya dari kurikulum formal kampus. Pembentukan karakter mahasiswa menjadi sebuah solusi akan memudarnya karakter bangsa secara nasional.

Pengkaderan adalah titik awal untuk membuat pemikiran sesorang menjadi hal yang kita inginkan, sesuai dengan output yang akan kita rancang. Dalam arti kita membuat sebuah karakter seseorang sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Pengkaderan III

Pengkaderan memiliki peranan penting dalam kelangsungan sebuah organisasi. Namun demikian proses pengkaderan bukanlah suatu persoalan sederhana. Hal ini menyangkut keseluruhan pembentukan pemikiran, kepribadian, dan perilaku yang diharapkan sebuah organisasi terhadap anggotanya. Sehingga dibutuhkan mekanisme yang baik dalam rangka mencetak output kader yang diharapkan. Sebuah Organisasi tidak hanya memiliki tugas untuk merekrut kader-kader baru, tetapi juga berusaha agar bisa merebut dominasi ruang pikiran kader yang telah direkrut, untuk menciptakan keloyalitasan kader terhadap organisasi tersebut.

Pengkaderan Forum Silaturahmi Mahasiswa Maluku Tenggara (FOSMA-MALRA KEP) yang dilaksanakan pada tanggal 20 – 21 Oktober 2012 dengan tema "Membentuk Cakrawala Kader Yang Kreatif Dan Inovatif Menuju Integritas Maluku Tenggara Kepulauan", di Benteng Somab Opu, merupakan langkah awal dalam mendidik dan membentuk karakter kader yang selalu berfikir kreatif dan inovatitif menuju sebuah ajang perebutan tonggak peradaban dunia. Pengkaderan selalu menghendaki adanya perubahan dalam diri kader, perubahan ini akan tampak jika pengkaderan itu telah selesai dilaksanakan.

Pengkaderan III

Dalam pengkaderan III ini terlihat jelas antusias kader untuk menyelami lautan ilmu pengethuan, sehingga pengkaderan nantinya tidak sebatas kegiatan formal saja, namun dilanjutkan dengan kajian intensif dan kegiatan lainnya yang bersifat positif untuk menambah pengetahuan kader.

Rancangan pengkaderan di FOSMA MALRA KEP selalu berlandaskan pada asas kekeluargaan. Karena asas kekeluargaan akan menyatukan perbedaan yang ada dalam organisasi. Asas kekeluargaan ini telah dibangun sejak pertama organisasi ini berdiri dan akan terus dilestarikan dalam organisasi.

Olehnya itu, yang menjadi harapan besar organisasi adalah nantinya kader akan memiliki intelektual yang nantinya akan berguana untuk kepentingan daerah, nusa dan bangsa.

Posting Komentar untuk "Pengkaderan III"